Sabtu, 14 Juli 2012

Belajar Toleransi Umat Beragama di Bali - Catatan Perjalanan (SMAN 2 KS)



Di dalam pura, tour guide menerangkan tentang aktivitas umat Hindu dalam beribadah

*Catatan Perjalanan
Yusuf - DENPASAR

Belajar Toleransi Umat Beragama di Bali
Puri Wisata sebagai penyedia jasa perjalanan wisata yang mendampingi rombongan SMAN 2 KS Field Study Bali and Jogja 2012, memberikan kesan berbeda pada penelitian pertama setibanya di Bali, Jumat (29/6). Rombongan berkunjung ke kawasan Puja Mandala, sebuah tempat peribadahan yang di bangun dalam satu komplek, yakni Masjid, Pura, Vihara, Gereja Protestan, dan Gereja Katolik.
Sedang menaruh canang
Tujuannya, guna meneliti kerukunan dan tingkat toleransi antar umat beragama di Bali. Pemandu wisata Bali Agus Gede Nuryana mengatakan, kunjungan ini memberikan kesan berbeda terutama bagi warga Indonesia. Kerukunan antar umat beragama begitu tinggi disini, dan dari itu pula warga Bali mendapatkan rejeki lebih.
“Kerukunan dan disiplin itu adalah kunci toleransi antar umat beragama. Berbeda keyakinan boleh, tetapi kita harus tetap satu,” ujarnya.
Menurut Agus, siswa SMAN 2 KS merupakan salah satu generasi bangsa yang dapat mengokohkan pundi-pundi Negara ini. Agama itu penting bagi bangsa Indonesia, agar tetap mengendalikan diri dari jaman yang terus berubah dan menguatkan iman kita.
Sementara itu, peserta field study Fitria Putri menjadi lebih tahu akan keunikan dan perbedaan masing-masing agama, mulai dari tata cara ibadah hingga gaya bangunannya. “Ternyata berbeda agama itu tidak membuat pecah satu umat dengan yang lainnya. Terbukti di sini, toleransinya begitu tinggi dan saling menghargai,” ujarnya.
Saat di Gereja
Chief Security Gereja Katolik Rumanus Ritan menilai, kunjungan siswa SMAN 2 KS ini begitu baik dan bagus. Karena dapat menambah pengetahuan hubungan antar umat beragama di Bali.
Selain mengunjungi Kawasan Puja Mandala, rombongan field study turut meneliti jalannya roda perekonomian di Tanjong Benoa dan berlayar untuk meneliti kehidupan penyu di pulau Tanjong Benoa, Denpasar.
Di pantai Kuta pun, siswa tidak hanya refreshing tetapi mewawancarai turis mancanegara untuk dimintai pendapatnya tentang Bali.

0 komentar:

Poskan Komentar