Sabtu, 14 Juli 2012

Wartawan


Wartawan profesi nan mulya menginformasikan setiap kejadian terpenting yang ada di muka bumi. Mengolah isu untuk dijadikan sebuah bacaan yang penting untuk disajikan kepada pembaca. Pergi ke suatu tempat nun jauh hanya untuk memberitakan saudara-saudaranya yang sedang tertimpa musibah atau pun kelaparan. Meliput kejadian di tengah desingan peluru, ditengah demonstrasi atau amuk masa. Potret sana, potret sini. Tak habis bertanya kepada sekelilingnya untuk mendapatkan informasi yang akurat.
Tak jarang dari mereka yang tertembak, meninggal. Kelaparan, jadi tawanan atau korban kekerasan dan pukulan dari aparat keamanan.
Apakah mereka yang menganggap wartawan tetap licik, picik, pemeras. Semuanya dilakukan oleh oknum, yang tak menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Sekali lagi ini, pendapat ku. Bukan pendapat publik dari seluruh wartawan.
Aku yang bercita-cita menjadi wartawan Internasional, seorang yang lahir dari keluarga sederhana. Dimana garis keturunannya tidak ada yang tercatat berprofesi sebagai wartawan. Entah ini ilham dari mana.
Lab TV, Serang 11 Juli 2012 

0 komentar:

Poskan Komentar